Cara Berhenti Donasi UNICEF Tanpa Ribet

Cara Berhenti Donasi UNICEF

Cara Berhenti Donasi UNICEF

Cara Berhenti Donasi UNICEF dengan Mudah akan di bahas di aisy.info kali ini. Unicef adalah salah satu lembaga PBB. Lembaga ini megurusi soal kemanusiaan, khusunya persoalan anak anak.Hal ini sesuai dengan singkatan dari UNICEF. Adapun UNICEF sendiri merupakan singkatan dari United Nation Child Fund. Atau bisa diterjemahkan sebagai lembaga dana anak PBB.

Sejarah UNICEF

UNICEF didirikan pada 11 desember 1946. Awalnya UNICEF merupakan singkatan dari United Nations International Children’s Emergency Fund. Pendirian lembaga ini dilakukan oleh majelis umum PBB. Pada awalnya tujuan pendirian UNICEF ini adalah untuk membantu anak anak korban perang. Seperti yang kita ketahui tahun tersebut banyak anak yang menjadi korban perang dunia ke 2. Secara umum pada waktu itu bantuan yang diberikan UNICEF untuk anak korban perang adalah makanan dan kesehatan.

Secara personal pendiri dari UNICEF adalah Dokter Ludwik Rajchman dari Polandia. Selain sebagai pendiri dia juga merupakan pemimpin pertama UNICEF mulai tahun 1947. Sedangkan untuk direktur eksekutif UNICEF dijabat oleh maurice pate dari amerika serikat. Tahun 1953 UNICEF mulai merambah ke berbagai negara berkembang. Saat itu juga diputuskan untuk menghapus kata “international” dan “e,ergency” dari singkatan UNICEF. Penghapusan ini karena mereka ingin lebih meluaskan jangkauan bantuannya.

Sumber Dana UNICEF

Sebagai sebuah lembaga kemanusiaan UNICEF tentunya memerlukan pendanaan. Dana ini digunakan untuk menjalankan operasional kegiatan baik itu untuk bantuan maupun untuk biaya dari UNICEF itu sendiri. Secara umum pendanaan UNICEF berasal dari donasi. Donasi ini ada yang berasal dari negara dan swasta. Untuk donasi swasta ada yang beraal dari perusahaan dan ada juga yang dari perseorangan. Jenis donasi perseorangan ada 2 yaitu one time dan rutin. Donasi one time sifatnya sekali bayar dan tidak mengikat. Sementara donasi rutin dibayarkan tiap bulan. Pembayaran donasi rutin ini dilakukan dengan auto debet. Atau dengan kata lain pembayaran donasi rutini ini dilakukan denan memotong rekening sesuai nominal yang telah disepakati sebelumnya.

Cara berdonasi di UNICEF

Untuk melakukan donasi di UNICEF caranya cukup mudah. Langkah pertama yang kita lakukan adalah dengan mengunjugi website UNICEF di http://supportunicef.org. Setelah itu pilih tipe donasi yang akan kita lakukan. Apakah akan sekali donasi atau melakukan donasi rutin. Isi data diri yang meliputi nama, no telepon / HP, beserta email. Pilih cara donasi kita apakah akan menggunakan bank, kartu kredit atau lewat convenience store.

Cara Berhenti Donasi UNICEF dengan Mudah

Karena bersifat mengikat dan rutin terkadang orang ingin berhenti donasi. Untuk menghentikan donasi ini secara umum ada 2 macam cara. Kedua cara berhenti donasi UNICEF tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Berhenti donasi dengan menggunakan telepon. Hal ini bisa dilakukan dengan menelepon contac service unicef bagian donasi. Saat menelepon katakan bahwa kita akan berhenti donasi. Setelah kita nyatakan hal tersebut Terkadang mereka menawarkan untuk tetap berdonasi dengan nominal diturunkan. Jika memang kita ingin lanjut donasi ya kita terima tawaran tersebut. Jika ingin berhenti donasi maka tegaskan bahwa kita ingin berhenti.
  2. Berhenti donasi melalui email. Cara ini dilakukan dengan mengirim email yang isinya menyatakan bahwa kita ingin berhenti donasi UNICEF.

Setelah kita menghubungi UNICEF dan menyatakan ingin berhenti baik lewat telepon atau email kita disuruh membuat surat pernyataan. Surat ini isinya menyatakan bahwa kita memang benar benar ingin berhenti donasi UNICEF. Surat pernyataan berhenti donasi UNICEF ini harus ditandatangani. Setalah ditandatangani kita bisa menyecan surat tersebut dan mengirimkannya lewat email.

Penggunaan Dana Donasi PBB

Secara umum sebagian dana donasi UNICEF ini digunakan untuk kesejahteraan anak. Untuk rinciannya adalah sebagai berikut :
Kelangsungan hidup dan perkembangan kesehatan anak 46 %
Pendidikan untuk anak usia dini dan perkembangan remaja 26 %
Perlindungan Anak 13%
Keperluan Lintas Sektoral 8 %
Keperluan kebijakan sosial 7 %
Keperluan komunikasi dan advokasi publik 4%

Adapun tindakan tindakan nyata yang dilakukan oleh UNICEF antara lain adalah sebagai berikut :

  • Pemberian bantuan pendidikan untuk anak korban bencana seperti di palu, lombok.
  • Bantuan sanitasi bersih untuk daerah terdampak bencana.
  • Trauma healing untuk anak anak.
  • Sosialisai imunisasi di beberapa daerah.